You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Pesisir Jakut Diperkuat Pembinaan Ideologi Pancasila
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut dan BPIP Perkuat Ideologi Pancasila Masyarakat Pesisir

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila.

"Komitmen dan kepedulian masyarakat nelayan"

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Nusantara, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda Baru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari masyarakat nelayan dan pesisir Jakarta Utara.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan menyampaikan apresiasi kepada BPIP RI atas penyelenggaraan pembinaan ideologi Pancasila di wilayah pesisir.

Pramono: Pancasila Jadi Benteng Hadapi Tantangan Bangsa

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila bagi masyarakat nelayan dan pesisir, khususnya di Kecamatan Cilincing," ujarnya, Kamis (18/12).

Fredy menjelaskan, Jakarta Utara merupakan satu-satunya kota administrasi di DKI Jakarta yang memiliki wilayah pesisir pantai dengan posisi strategis.

Wilayah tersebut memiliki sejumlah pelabuhan bersejarah dan vital, seperti Pelabuhan Sunda Kelapa yang berkaitan erat dengan sejarah perjuangan Fatahillah, serta Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia.

"Pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perekonomian nasional maupun internasional. Jakarta Utara menjadi pintu gerbang perdagangan serta mobilitas barang dan penumpang dari dan ke berbagai wilayah," terangnya.

Menurut Fredy, sebagian masyarakat Jakarta Utara, khususnya di Kecamatan Cilincing, menggantungkan hidup sebagai nelayan secara turun-temurun. Meski sehari-hari melaut sejak pagi hingga sore, para nelayan tetap antusias meluangkan waktu untuk mengikuti pembinaan ideologi Pancasila.

"Hal ini menunjukkan komitmen dan kepedulian masyarakat nelayan terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman serta pengamalan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP RI, Prakoso, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan kesepakatan luhur yang mengikat seluruh warga negara Indonesia.

"Pancasila adalah ideologi dan pemersatu bangsa. Di dalamnya terdapat kesepakatan bersama tentang jati diri bangsa dan siapa warga negara Indonesia," bebernya.

Prakoso juga menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai bangsa maritim. Nelayan memiliki peran penting dalam menjaga identitas kebangsaan, karena laut berfungsi sebagai penghubung antarpulau, bukan sebagai pemisah.

Ia menambahkan, nilai-nilai Pancasila harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dihafalkan sebagai slogan semata.

"Pancasila tidak berhenti pada teks atau hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat, bernelayan, berbangsa, maupun bernegara," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1249 personTiyo Surya Sakti
  2. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1225 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1066 personFolmer
  4. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1002 personAnita Karyati
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye946 personNurito